Kamis, 23 April 2026
Diakses: 40 kali
Universitas Nurul Jadid melalui salah satu dosen terbaiknya kembali menunjukkan kontribusi akademik di tingkat nasional. Dosen Pascasarjana UNUJA menjadi narasumber dalam kegiatan Pengembangan Kompetensi Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan AI dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang Etis dan Berkualitas” dan dilaksanakan di Aula pertemuan kampus setempat.
Acara secara resmi dibuka oleh Dr. Moch. Choirul Arif selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen internal dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat strategis berupa peningkatan kualitas publikasi ilmiah, penguatan integritas akademik, serta kemampuan adaptasi dosen terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. H. Hasan Baharun yang juga merupakan Dosen Tetap Pascasarjana UNUJA, menyampaikan pentingnya optimalisasi pemanfaatan AI dalam penulisan karya ilmiah. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa AI bukan sekadar alat bantu teknis, melainkan instrumen strategis yang dapat mempercepat proses riset, meningkatkan kualitas analisis, serta memperkaya referensi akademik apabila digunakan secara bijak dan etis.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam penulisan ilmiah harus tetap berlandaskan prinsip kejujuran akademik, transparansi, dan tanggung jawab ilmiah. Dosen dituntut untuk mampu memposisikan AI sebagai co-creator yang mendukung, bukan menggantikan peran intelektual peneliti. Dengan demikian, karya ilmiah yang dihasilkan tetap memiliki orisinalitas, kedalaman analisis, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Menurut beliau, optimalisasi pemanfaatan AI memberikan berbagai manfaat, baik bagi dosen, program studi, maupun perguruan tinggi Islam secara umum. Bagi dosen, AI dapat meningkatkan produktivitas publikasi dan efisiensi dalam penulisan. Bagi program studi, hal ini berdampak pada peningkatan kualitas akreditasi dan reputasi akademik. Sementara bagi perguruan tinggi Islam, pemanfaatan AI secara etis dapat memperkuat daya saing institusi di tingkat nasional maupun global, sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi, yang aktif berdiskusi dan menggali berbagai strategi implementatif dalam pemanfaatan AI untuk penulisan karya ilmiah. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi akademik berbasis teknologi yang tetap menjunjung tinggi etika dan kualitas ilmiah.
Universitas Nurul Jadid melalui salah satu dosen terbaiknya kembali menunjukkan kontribusi akademik di tingkat nasional. Dosen Pascasarjana UNUJA menjadi narasumber dalam kegiatan Pengembangan Kompetensi Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan AI dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang Etis dan Berkualitas” dan dilaksanakan di Aula pertemuan kampus setempat.
Acara secara resmi dibuka oleh Dr. Moch. Choirul Arif selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen internal dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat strategis berupa peningkatan kualitas publikasi ilmiah, penguatan integritas akademik, serta kemampuan adaptasi dosen terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. H. Hasan Baharun yang juga merupakan Dosen Tetap Pascasarjana UNUJA, menyampaikan pentingnya optimalisasi pemanfaatan AI dalam penulisan karya ilmiah. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa AI bukan sekadar alat bantu teknis, melainkan instrumen strategis yang dapat mempercepat proses riset, meningkatkan kualitas analisis, serta memperkaya referensi akademik apabila digunakan secara bijak dan etis.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam penulisan ilmiah harus tetap berlandaskan prinsip kejujuran akademik, transparansi, dan tanggung jawab ilmiah. Dosen dituntut untuk mampu memposisikan AI sebagai co-creator yang mendukung, bukan menggantikan peran intelektual peneliti. Dengan demikian, karya ilmiah yang dihasilkan tetap memiliki orisinalitas, kedalaman analisis, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Menurut beliau, optimalisasi pemanfaatan AI memberikan berbagai manfaat, baik bagi dosen, program studi, maupun perguruan tinggi Islam secara umum. Bagi dosen, AI dapat meningkatkan produktivitas publikasi dan efisiensi dalam penulisan. Bagi program studi, hal ini berdampak pada peningkatan kualitas akreditasi dan reputasi akademik. Sementara bagi perguruan tinggi Islam, pemanfaatan AI secara etis dapat memperkuat daya saing institusi di tingkat nasional maupun global, sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi, yang aktif berdiskusi dan menggali berbagai strategi implementatif dalam pemanfaatan AI untuk penulisan karya ilmiah. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi akademik berbasis teknologi yang tetap menjunjung tinggi etika dan kualitas ilmiah.
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291
+628883077077