Sabtu, 27 Juni 2026
Diakses: 62 kali
Probolinggo — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Nurul Jadid (UNUJA) dengan keberhasilan menembus forum ilmiah internasional bergengsi, 11th Indonesian Students' International Conference (KIPI) 2026, yang akan berlangsung pada 13–14 Juli 2026 di Sydney, Australia. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNUJA mampu bersaing dan berkontribusi dalam percaturan akademik global.
Adalah Dwi Cahyo Utomo, mahasiswa UNUJA yang berhasil lolos sebagai Accepted Research Paper Presenter sekaligus terpilih sebagai pemakalah (oral presenter) dalam kategori Research Paper. Ia mengangkat tema inovatif melalui karya berjudul “Eco-Islamic Coastal Stewardship Education for Madrasah Students in Probolinggo: Toward Climate Resilience and Coastal Sustainability.” Penelitian ini menawarkan pendekatan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang terintegrasi dengan kesadaran ekologis untuk membangun ketahanan iklim di kawasan pesisir.
Tidak kalah membanggakan, Veny Eka Yogawati juga berhasil lolos sebagai Accepted Policy Brief Presenter dan tampil sebagai pemakalah dalam kategori Policy Brief. Ia mengusung gagasan strategis melalui karya berjudul “Transforming Coastal Madrasahs Into Eco-Islamic Stewardship Learning Hubs for Climate Resilience in Probolinggo.” Karya ini menekankan transformasi madrasah pesisir sebagai pusat pembelajaran berbasis eco-Islamic stewardship yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim global.
Direktur Pascasarjana UNUJA, Dr. H. Akmal Mundiri, M.Pd., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Pascasarjana UNUJA. “Ini adalah bukti bahwa mahasiswa kita mampu membawa gagasan lokal dengan perspektif global. Secara internal, capaian ini memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas riset, serta memotivasi mahasiswa lain untuk berprestasi. Sementara secara eksternal, hal ini semakin mengukuhkan posisi UNUJA di kancah nasional dan internasional sebagai institusi yang aktif dan progresif,” ungkapnya.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran strategis dosen pembimbing, Dr. Mona Novita, M.Pd., selaku Ketua Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam. Dengan penuh kesabaran dan dedikasi, beliau membimbing mahasiswa sejak tahap perumusan ide, pengembangan konsep, hingga proses seleksi internasional. Perjalanan panjang tersebut mencerminkan proses akademik yang matang dan penuh ketekunan.
Dr. Mona Novita turut mengungkapkan rasa bangga atas capaian mahasiswa bimbingannya. Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, komitmen, serta sinergi yang kuat antara mahasiswa dan pembimbing. “Melihat mereka mampu mengangkat isu lokal menjadi wacana global adalah kebanggaan tersendiri. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam diskursus internasional,” tuturnya.
Partisipasi dalam konferensi internasional ini memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kapasitas mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun pengalaman global. Mereka tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga memperluas jejaring internasional serta meningkatkan kepercayaan diri dalam forum ilmiah dunia.
Ke depan, Universitas Nurul Jadid diharapkan terus melahirkan generasi intelektual yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Prestasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi UNUJA sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai pesantren yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291
+628883077077