Selasa, 13 Oktober 2026
Diakses: 70 kali
PAITON, UNUJA – Pascasarjana Universitas Nurul Jadid (UNUJA) menyelenggarakan Matrikulasi Mahasiswa Baru Program Doktor Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin–Selasa (12–13 Oktober 2026) di Aula Wisma Dosen UNUJA. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini diikuti oleh 30 mahasiswa, terdiri atas 12 mahasiswa Program Doktor Studi Islam (S3 SI) dan 18 mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (S3 MPI).
Direktur Pascasarjana UNUJA, Dr. H. Akmal Mundiri, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa matrikulasi merupakan langkah awal untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan doktoral, terutama dalam membangun pola pikir kritis, memperkuat kemampuan riset, dan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UNUJA dalam meningkatkan mutu akademik dan membangun tradisi keilmuan yang produktif.
Mahasiswa yang mengikuti matrikulasi berasal dari beragam latar belakang, mulai dari Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, pimpinan perguruan tinggi, dosen, praktisi, hingga kalangan akademisi dari Probolinggo, Indramayu, Mataram, dan Lombok. Keberagaman tersebut menjadi potensi penting dalam mempertemukan pengalaman, gagasan, dan perspektif dari berbagai bidang profesi serta wilayah.
Selama dua hari, peserta mengikuti sejumlah materi strategis, meliputi tata kelola dan administrasi akademik, praktik penulisan artikel ilmiah bereputasi, sosio-intelektualisme Islam di pesantren, isu-isu kontemporer, serta transformasi digital pendidikan Islam. Materi disampaikan oleh Dr. M. Noer Fadli Hidayat, M.Kom.(Warek I UNUJA); Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd.(Warek III UNUJA); Prof. Dr. Saifuddin Zuhri, M.A. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Ahmad Sahidah, Ph.D.; dan Dr. Abu Khaer, M.A.Hum., dosen tetap Program Doktor Pascasarjana UNUJA.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mengajukan pertanyaan, bertukar gagasan, dan mendiskusikan tantangan pengembangan pendidikan Islam serta penelitian doktoral. Interaksi tersebut menjadikan matrikulasi bukan sekadar kegiatan pengenalan akademik, melainkan juga ruang membangun budaya dialog, kolaborasi, dan pengembangan intelektual.
Salah satu manfaat penting kegiatan ini adalah terbukanya jejaring akademik lintas institusi dan lintas wilayah secara nasional. Pertemuan mahasiswa dari perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, dan dunia praktisi memungkinkan terbentuknya kolaborasi penelitian, publikasi bersama, pertukaran pengalaman profesional, serta pengembangan program akademik lintas perguruan tinggi. Jejaring ini diharapkan terus berkembang selama masa studi hingga setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan doktoral.
Bagi mahasiswa yang berkarier di perguruan tinggi, jejaring tersebut dapat mendukung pengembangan riset, peningkatan kualitas pembelajaran, dan perluasan kerja sama akademik. Bagi peserta dari lembaga pemerintahan, jejaring dapat memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan dan program berbasis penelitian. Sementara itu, bagi praktisi, kolaborasi akademik membuka peluang untuk menghubungkan teori dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Bagi UNUJA, keberagaman mahasiswa dan narasumber menjadi modal strategis untuk memperluas kemitraan nasional, meningkatkan potensi kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, serta memperkuat posisi Pascasarjana dalam ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UNUJA berharap mahasiswa S3 Studi Islam dan S3 MPI tidak hanya unggul dalam pencapaian akademik, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian yang inovatif, membangun kolaborasi lintas institusi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan Islam, serta kemajuan masyarakat.
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291
+628883077077